OLAHRAGA

Dinilai Merugikan Atlet, Ketum Percasi Muna Desak KONI Sultra Segera Tinjau Aturan Domisili


Kendari, OborSejahtera.com – Jalaludin Madjnuhu, S.T., Pengurus Besar Percasi sekaligus Ketua Umum Percasi Kabupaten Muna, menyatakan sikap tegas terkait kebijakan domisili atlet yang diterapkan KONI Provinsi Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, peraturan yang berlaku saat ini terasa dipaksakan, tidak mempertimbangkan karakteristik khusus cabang olahraga catur, dan berpotensi menciderai upaya pembinaan atlet‑atlet berbakat di wilayah Sultra.

Jalaludin menegaskan, catur bukan olahraga yang menetapkan atlet harus menetap secara tetap di satu tempat. Banyak pecatur muda potensial Sultra harus berpindah tempat demi keperluan sekolah, pemusatan latihan, dan persiapan turnamen nasional maupun internasional. Dengan aturan domisili yang kaku, atlet‑atlet unggulan yang sudah lama dibina daerah bisa terhalang tampil di ajang resmi hanya karena persoalan administrasi domisili.

“Kami bukan menolak peraturan mutasi yang tertib. Tapi kami menolak kebijakan KONI Sultra yang seragam untuk semua cabang olahraga tanpa membedakan kebutuhan catur,” ungkap Jalaludin.

“Aturan itu seolah‑olah ingin membungkus mobilitas atlet muda kami. Kalau ini terus dipaksakan, jangan harap Sultra bisa melahirkan pecatur‑pecatur juara nasional,” tambahnya dengan nada tegas.

Diketahui, Pengprov Percasi Sultra sudah memiliki peraturan mutasi internal untuk atlet catur yang sudah diuji coba dan diberlakukan sejak Kejurprov Catur 2026 di Kabupaten Muna beberapa bulan lalu. Peraturan internal Percasi sudah disusun menyesuaikan kebutuhan pembinaan catur.

“Kami minta KONI Sultra duduk bersama Pengprov Percasi Sultra. Lakukan evaluasi segera, buktikan bahwa KONI memang berpihak kepada atlet, bukan hanya berpihak pada peraturan tertulis semata. Atlet catur Sultra sudah siap berprestasi, jangan dihambat birokrasi,” ucap Jalaludin.

Jalaludin juga memperingatkan, jika kebijakan tidak segera disesuaikan, akan banyak atlet berbakat Sultra memilih pindah ke provinsi lain yang lebih memberi ruang untuk pengembangan karir mereka.(*rn)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Close