DP3APPKB Sultra Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas UMKM, Tingkatkan Daya Saing Melalui Pemanfaatan Digitalisasi

Kendari, OborSejahtera.com – Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kualitas Keluarga Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan kegiatan “Peningkatan Kapasitas Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan Kewenangan Provinsi Tahun Anggaran 2026.” berlangsung selama 2 hari, Jumat-Sabtu (22-23/5/2026), di hotel Fortune Kendari, Prov. Sultra.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Kualitas Keluarga DP3APPKB, Dr. Muhammad Rajulan, ST, M.Si, serta diikuti oleh 40 orang peserta yang berasal dari kelompok usaha ekonomi perempuan di kota Kendari.
Dalam sambutannya Kadis mengatakan bahwa kegiatan ini adalah upaya untuk mendorong terwujudnya kesetaraan gender, peningkatan peran perempuan, serta penguatan kelembagaan yang memberikan layanan pemberdayaan perempuan.
“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan bagian dari upaya tersebut, yaitu meningkatkan kapasitas lembaga-lembaga penyedia layanan pemberdayaan perempuan agar semakin profesional, adaptif, responsif, dan mampu menjawab berbagai tantangan di masyarakat,” ucap Rajulan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kualitas Keluarga DP3APPKB, sekaligus ketua panitia penyelenggara kegiatan, Hj. Nurhajati, SE, M.Si dalam laporannya menyampaikan beberapa tujuan kegiatan ini diantaranya adalah meningkatkan pemahaman pelaku usaha ekonomi perempuan khususnya pelaku industri rumahan tentang pengelolaan usaha berbasis benefit serta meningkatkan pemahaman kepada para pelaku usaha industri rumahan tentang proses pelabelan dan mekanisme pemasaran hasil usaha.

“Tujuan kegiatan ini dilaksanakan disamping untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha ekonomi perempuan khususnya pelaku industri rumahan tentang pengelolaan usaha berbasis benefit, juga meminta informasi kepada pelaku industri tentang akses permodalan dan perbankan serta meningkatkan pemahaman kepada pelaku usaha industri rumahan tentang proses pelabelan dan mekanisme pemasaran hasil usaha,” ujar Hj. Nurhajati.
Ditambahkan, kegiatan pelatihan ini juga menekankan kepada bagaimana UMKM di Sulawesi Tenggara bisa naik kelas melalui akses pembiayaan perbankan yang tepat serta pemanfaatan teknologi dan memaksimalkan iklan.
“UMKM di Sultra harus naik kelas dengan adanya akses pembiayaan perbankan yang mudah. Pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing industri rumahan perlu dilakukan secara masif dengan memaksimalkan iklan yang menggunakan teknologi kekinian melalui aplikasi AI (Artificial Intelligence) atau Kecerdasan Buatan, Woowa, Kommo dan WA Bisnis,” tambah Hj. Nurhajati.
Kegiatan ini melibatkan 40 orang berasal dari kelompok usaha ekonomi perempuan di kota Kendari serta menghadirkan nara sumber dari berbagai dinas serta lembaga terkait.
Narasumber adalah Kadis DP3APPKB Sultra, Dr. Muhammad Rajulan, ST, M.Si (Peningkatan Kegiatan Bidang Ekonomi UMKM), H. Muh. Yasser Tuwu, SE, M.Si, (Penguatan Industri Rumahan Melalui Peningkatan Kapasitas dan Daya Saing UMKM), Dr. Abdul Hakim, SE, M.Si (Peluang dan Peningkatan Daya Saing Industri Rumahan), H. Syamdan Arsyad, SE (UMKM Naik Kelas Melalui Akses Pembiayan Perbankan Yang Tepat), Hj. Nurhajati,SE, M.Si (Kebijakan dan Managemen UMKM) serta Dr. Asraf, SE, MM (Memanfaatkan Teknologi Untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Rumahan serta Memaksimalkan Iklan Melalui Aplikasi AI, Woowa, Kommo dan WhatsApp Busines).(rn)



