KOMUNITAS IHSAN

Tenang Itu Ketika Hati Berlabuh Pada Satu Keyakinan


Bismillah…

Ketenangan sejati bukanlah ketika badai reda,
bukan pula saat semua masalah larut dan pergi.
Tenang itu ketika hati berlabuh pada satu keyakinan:
Allah-lah yang menggenggam segala kendali.

Biarlah dunia ribut dengan hiruk-pikuknya.
Biarlah rencana-rencana kita berantakan, serpihan demi serpihan.
Karena bagi jiwa yang bersandar kepada-Nya,
badai (tantangan hidup) hanyalah batu asah untuk kita meraih kemuliaan disisiNya.

Di tengah ombak yang menghantam, ada satu jangkar yang tak pernah goyah:
Hasbunallah wa ni’mal wakil.
Cukuplah Allah bagiku, Dia sebaik-baik pelindung.

Maka tenanglah (berserahlah)…
Bukan karena keadaan sudah baik,
tapi karena Yang Mengatur keadaan adalah sebaik-baik Dzat yang Maha Baik.

Allahumma thabbit qalbi ‘ala diinik.
Ya Allah, kokohkan hatiku untuk bersandar hanya kepada-Mu 🙏

#IndahnyaTafakkur

Artikel Terkait

Satu Komentar

  1. The concept of an unshakeable anchor is profound. Whether we discuss spiritual conviction or system architecture, true stability relies on a foundational trust. In the digital economy, this translates to reliable, accessible platforms-a critical need for seamless experiences, like accessing our favorite games via gemgl download apk. Resilience is key across all domains.

Tinggalkan Balasan

Close
%d blogger menyukai ini: