SD Negeri 119 Buton Gelar MPLS Ramah 2026, Kepala Sekolah: Sekolah Harus Menjadi Rumah Kedua yang Aman dan Nyaman

Buton, OborSejahtera.com – SD Negeri 119 Buton menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 16, 17, 18, 20, hingga 21 Juli 2026 ini menjadi langkah awal sekolah dalam membangun karakter peserta didik sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun kekerasan.
Kepala SD Negeri 119 Buton, Taslim, S.Pd, mengatakan bahwa MPLS Ramah tidak hanya bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membantu murid baru mengenali potensi diri, memahami kurikulum, mengenal warga sekolah, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah sebagai rumah kedua.
“Target utama kami adalah agar seluruh murid baru merasa diterima, merasa aman, antusias mengikuti pembelajaran, mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, dan siap belajar dengan karakter yang positif,” ujar Taslim.

Selama pelaksanaan MPLS Ramah, sekolah memberikan lima materi utama, yakni Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7AIH), Pagi Ceria, Budaya Senyum, Sapa, dan Santun, Gerakan Indonesia ASRI, serta Rukun Sama Teman. Selain itu, peserta juga memperoleh materi pilihan mengenai bahaya NAPZA dengan tema “Permen dari Orang Tak Dikenal”, sebagai bentuk edukasi sejak dini agar anak mampu mengenali potensi bahaya dari lingkungan sekitar.
Menurut Taslim, seluruh materi disampaikan melalui metode pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan berkesadaran dengan tetap menghormati hak-hak anak. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang positif sehingga sekolah benar-benar menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
Dalam pelaksanaannya, guru yang tergabung dalam panitia MPLS Ramah memiliki tanggung jawab menyusun dan melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku. Panitia juga memastikan lingkungan sekolah tetap inklusif, bebas dari kekerasan, mengawasi seluruh aktivitas peserta, menjadi teladan dalam bersikap ramah kepada murid, menindaklanjuti setiap laporan maupun pengaduan, serta berkoordinasi dengan kepala sekolah, orang tua, dan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK).

Taslim menegaskan bahwa keberhasilan MPLS Ramah tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua. Karena itu, orang tua diharapkan memberikan motivasi kepada anak, memastikan kehadiran selama kegiatan berlangsung, membangun komunikasi yang baik dengan pihak sekolah, menanamkan sikap disiplin dan saling menghormati, serta berkolaborasi menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi anak.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembinaan karakter selama MPLS Ramah difokuskan pada penguatan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia, disiplin, tanggung jawab, gotong royong, menghargai keberagaman, integritas, kemandirian, kepedulian, cinta lingkungan, serta semangat belajar dan kecintaan terhadap sekolah.
Mengawali Tahun Ajaran 2026/2027, Taslim berpesan kepada seluruh murid baru agar memanfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin.
“Jadikan sekolah ini sebagai rumah kedua untuk belajar, bertumbuh, dan meraih cita-cita. Mulailah tahun ajaran baru dengan semangat, rasa ingin tahu yang tinggi, serta keberanian mencoba hal-hal baru. Jadilah pribadi yang beriman, berakhlak mulia, disiplin, jujur, bertanggung jawab, saling menghormati, serta jauhi segala bentuk perundungan. Kami berharap kalian tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, kreatif, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.
Kepala sekolah juga mengajak seluruh orang tua untuk menjadi mitra terbaik sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
“Dengan komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua, disertai dukungan penuh di rumah, insyaallah anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, mandiri, dan berprestasi selama Tahun Ajaran 2026/2027,” pungkas Taslim. (Husni)



